Inilah Cara Streaming Facebook Live Melalui Kamera Drone

cara streaming facebook live melalui drone

Pada 6 April 2016, Facebook merilis ‘Facebook Live’ yang memungkinkan penggunanya untuk menyiarkan apa pun secara streaming. Mereka juga mengumumkan dan memperlihatkan API Facebook Live mereka yang memungkinkan Anda streaming langsung dari perangkat yang terhubung ke internet di San Francisco ‘F8’ konferensi untuk para pengembang pada 12 dan 13 April.

cara streaming facebook live melalui drone

Hanya sebulan setelah pengumuman tersebut, tepatnya pada 25 Mei, pengendali aplikasi penerbangan DJI, ‘DJI GO’, telah di-update agar kompatibel dengan Facebook Live. Fungsi ini memungkinkan setiap pemilik drone untuk berbagi video yang ditangkap oleh pesawat tak berawak mereka secara langsung.

Lalu bagaimana cara menggunakan drone untuk streaming di Facebook Live? Menurut Catalyst, drone yang mampu berbagi video live untuk Facebook harus menggunakan aplikasi DJI GO update seri Phantom, Inspire, dan Osmo. Namun, satu-satunya drone yang kompatibel di seri Phantom adalah Phantom 4 dan Phantom 3. Pemilik drone harus memperbarui ke versi terbaru dari aplikasi kemudian menghubungkan drone untuk mencoba fitur live streaming ini.

Pertama, dalam pengaturan umum DJI GO, pilih Start Facebook Live. Bila menggunakan aplikasi untuk pertama kalinya, Anda harus login dengan akun Facebook Anda. Jika Anda memiliki bisnis atau halaman Facebook, Anda juga dapat memilih halaman ini untuk live streaming selain menggunakan akun Facebook pribadi Anda. Anda juga dapat mengubah pengaturan privasi video.

Setelah Anda mengatur judul untuk video live streaming, pilih tombol ‘Go Live’ dan mulai syuting. Dengan mengubah pengaturan ‘Setting Live’, Anda dapat menambahkan suara Anda sendiri untuk rekaman atau menampilkan komentar dari audiens Anda dalam aplikasi.

Dengan update terbaru, Anda dapat langsung meng-upload konten ke layanan fotografi udara DJI dan layanan video media sosial ‘SkyPixel’. Tab yang berlabel ‘Discover’ kini juga telah diperbarui menjadi ‘SkyPixel’.

sumber: okezone.com

Inilah 8 Tips Membawa Drone & Li-Po Baterai di Dalam Pesawat

Membawa baterai LiPo dalam Pesawat

Seiring semakin populernya drone, peminatnya pun kian bertambah luas. Kini bukan hanya kalangan professional saja tetapi kalangan masyarakat biasa pun mulai menggandrungi drone. Hal ini bisa jadi karena teknologi drone yang semakin canggih untuk membuat sebuah karya.

Di balik kehebatan teknologi yang ditawarkan oleh perusahaan pembuat drone, tentu harus ada tanggung jawab yang dipegang oleh masing-masing pengguna drone yaitu tentang keselamatan bersama.

Pemerintah Indonesia tidak mau kecolongan dengan membiarkan hal serupa terjadi maka lewat Permenhub No.90 tahun 2015 dan 180 tahun 2015, pemerintah mengatur penggunaan drone di seluruh kawasan Indonesia.

Amankah Membawa Drone saat Travelling?
Dengan adanya regulasi pemerintah soal penggunaan drone, kamu tentunya akan lebih berhati-hati dalam menggunakan drone-mu dan lebih dalam mempelajari aturan keamanannya. Termasuk jika kamu ingin membawa drone-mu travelling.

Butuh pertimbangan dan persiapan khusus dalam membawa drone untuk travelling, terutama jika kamu ingin berpergian dengan menggunakan pesawat.

Sebenarnya, hal yang menjadi kekhawatiran saat membawa drone travelling adalah bahaya yang disebabkan baterainya. Walaupun baterai itu sudah mempunyai sistem keamanan sendiri tetap saja tidak akan dapat mengurangi resiko kecelakaan. Untuk itulah, penting bagimu untuk melakukan persiapan yang sangat khusus.

Membawa baterai LiPo dalam Pesawat

Inilah 8 Tips Membawa baterai LiPo dalam Pesawat
Produsen drone seperti DJI mengunakan baterai jenis LiPo yang dapat menyimpan daya yang cukup besar tetapi bobotnya cukup ringan dibawa. Baterai ini juga dapat memuai jika mendapat tekanan udara yang terlalu besar.

Hal ini menyebabkan daya yang ada didalamnya akan meningkat terus-menerus hingga akan melebihi batas maksimalnya dan akhirnya akan muncul ledakan dari baterai tersebut. Oleh karena itu, beberapa maskapai memberlakukan aturan ketat untuk barang-barang yang dapat menimbulkan ledakan seperti baterai LiPo.

Namun, hal ini bukan berarti baterai LiPo tidak aman untuk dibawa travelling dengan pesawat. Hanya saja kamu harus lebih jeli dalam cara penyimpanannya agar dapat meminimalisasi terjadinya insiden ledakan saat baterai dibawa terbang.

1. Pastikan Daya Baterai Tidak Lebih dari 30%
Selalu pastikan bahwa daya baterai LiPo yang kamu bawa tidak lebih dari 30%. Angka ini merupakan ambang batas untuk menjaga keamanan baterai sekaligus menjadi standar prosedur penyimpanan baterai jika tidak digunakan dalam waktu lama.

2. Jangan Membawa Baterai Lama Atau Rusak
Baterai lama yang kami maksudkan adalah baterai yang sudah terlalu sering diisi ulang dan digunakan. Membawa baterai jenis ini dalam penerbangan tidak kami sarankan karena sering dijumpai tanda-tanda kerusakan. Baterai LiPo memang selalu ada umur penggunaannya. Baterai yang sudah lama memiliki potensi bahaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan baterai normal. Salah satu tanda baterai yang sudah lama ditandai dengan dayanya yang tidak lebih dari 80% ketika diisi sampai penuh.

3. Gunakan Tas Khusus Baterai LiPo
Ini hukumnya wajib. Karena tas khusus baterai LiPo ini dapat meningkatkan keamanan dan menurunkan resiko kerusakan pada baterai.

4. Lepaskan Baterai Drone dari Aircraft
Ini penting dilakukan untuk menghindarkan adanya konslet atau kerusakan lainnya.

5. Pastikan Drone dan Remot dalam Keadaan Mati
Ini juga penting dilakukan untuk memastikan tidak adanya gangguan kelistrikan pada baterai

6. Pastikan Baterai Drone Terpisah
Pisahkan baterai satu dengan lainnya untuk menghindari adanya benturan saat dibawa travelling.

7. Taruh baterai di Tempat yang Mudah Diawasi
Perlakukanlah baterai drone-mu layakknya sebuah barang berharga. Simpan di tempat yang mudah kamu awasi dan jangkau karena kamu adalah orang pertama yang harus tahu jika ada masalah yang terjadi padanya.

8. Bawa Baterai Drone-mu ke Dalam Kabin Pesawat
Hal ini memang kadang agak susah dilakukan karena kamu harus mendapat izin untuk membawa drone mu ke dalam kabin. Salah satu penyebabnya karena ukuran tas yang dianggap terlalu besar. Namun, sebisa mungkin kamu tetap harus meletakkannya di tempat yang aman dan mudah dijangkau.

sumber

Inilah Tips Bagi yang Ingin Memulai Bermain Drone

drone terkecil di dunia

drone terkecil di duniaBagi kamu yang telanjur kecanduan bermain drone, sensasi seru tatkala mengendalikan pesawat nirawak (tanpa awak) ini sangat menakjubkan. Berbeda seperti bermain remote control, kamu harus konsentrasi seutuhnya saat menerbangkan drone. Bagi pemula, kamu bisa mempelajari tips keren menerbangkan drone.

Kamu harus pandai menjaga konsentrasi dan mengendalikan arah terbang drone. Selain itu, kamu juga dituntut belajar merekam gambar dan video melalui mata kameranya. Kamu tidak hanya merasa keasyikan bermanuver di udara, tapi melatih diri memeroleh gambar dan video terbaik.

1. Lakukan Riset Sebelum Membeli
Sebelum kamu pergi ke toko atau mencari drone di toko online (online shop). Sebaiknya, lakukan riset terlebih dahulu dari berbagai sumber di dunia maya. Artikel pembahasan singkat mengenai tipe dan merek drone banyak ditulis oleh pakarnya, baik dari Indonesia maupun internasional.

Hindari membeli drone dengan tergesa-gesa dan sembarangan. Kamu lebih baik fokus dahulu dengan riset daripada telanjur membeli unit drone yang ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi. Bila salah memilih tipe ataupun merek drone yang diinginkan, kamu dijamin bakal galau. Hal ini dikarenakan harga drone tergolong menguras saldo tabungan kamu.

2. Gabung di Grup Komunitas Drone Indonesia
Jika pikiran kamu sudah buntu dan bingung memilih drone. Kamu bisa bergabung ke grup komunitas hobi drone yang sangat mudah ditemukan di media sosial, seperti Facebook dan Twitter. Di grup, kamu bisa mampir dan meminta saran dari para penggiat yang lebih dahulu kecemplung dalam dunia drone.

Sambil mengumpulkan saran yang kredibel dari penggiat drone, grup tersebut bakal bermanfaat untuk kamu menjalin silaturahim antar sesama pencinta drone. Tak perlu khawatir dan canggung, orang-orang yang hobi bermain pesawat nirawak ini menyambut baik anggota baru.

Mereka tak segan ‘meracuni’ kamu agar membeli drone sekelas profesional yang harganya membuat geleng-geleng mesin ATM . But it’s just for fun!

Harga drone, mulai dari ratusan ribu sampai dengan puluhan juta, klik disini

sumber: liputan6.com

Inilah Tips dan Trik Gunakan Drone untuk Travel

Foto dari Drone

Mendokumentasikan berbagai tempat menarik saat traveling tentu sudah menjadi aktivitas lumrah. Apalagi kini tersedia beragam jenis gawai dengan harga yang terjangkau. Namun seiring perkembangan zaman banyak kalangan menganggap, penggunaan kamera smartphone dan kamera digital saat traveling akan menghasilkan gambar yang itu-itu saja, dan cenderung membosankan.

Kehadiran teknologi drone, yang memungkinkan pengambilan gambar dari sudut sempit dan susah dijangkau, kemudian membawa angin segar akan kebaruan foto travel. Foto dan video yang dihasilkan drone memiliki sisi keindahannya sendiri, yang tidak didapatkan saat seseorang mengambil gambar dengan kamera mainstream.

Barry Kusuma, Blogger Traveler yang telah menjelajahi banyak tempat menarik, kepada Liputan6.com, membagi pengalamannya memotret dan membuat video travel menggunakan teknologi drone. Bagi Barry, drone seri DJI Phantom sudah cocok digunakan untuk menghasilkan foto dan video travel, karena kualitasnya yang sudah mumpuni.

“Sekarang memang ada drone murah yang harganya di bawah 5 juta, tapi itu sifatnya buat seri-seruan saja. Gak cocok buat drone travel, karena gak kuat kena angin,” ungkap Barry.

Lebih jauh Barry Kusuma membagi tips menerbangkan drone bagi para pemula, “Hal pertama yang perlu diperhatikan saat menerbangkan drone adalah lock GPS, agar saat drone kehilangan arah, bisa balik lagi ke tempat asalnya. Selain itu gunakan sensor kamera X-More, karena itu sudah setara dengan kualitas foto DSLR atau mirrorless.”

Hal lain yang kerap diabaikan pengguna drone adalah safety prosedur yang benar. Safety prosedur antara lain mengecek batere, termasuk batere remote. Mengingat hal sepele ini bisa berakibat fatal, karena saat tiba-tiba batere habis, drone bisa lepas kendali.

Bagi Barry, salah kaprah pengguna drone travel adalah mengambil gambar setinggi-tingginya. “Drone buka untuk foto atau video mapping, peran drone lebih kepada mengambil gambar pada angel yang sulit, seperti di antara tebing atau gedung tinggi,” ungkap Barry kemudian.

Selama pengalamannya menggunakan drone untuk travel, Barry Kusuma kerap memposisikan drone tidak terlalu tinggi dan sejajar dengan objek yang diambil, misalnya saat mengabadikan gedung tinggi, tebing, dan danau. Selain itu, cerdas memilih angel yang dianggap susah dijangkau akan menghasilkan gambar yang spektakuler, yang tentu akan membuat takjub orang yang menyaksikannya.

Satu hal lain yang perlu diperhatikan bagi pengguna drone travel, jangan sekali-kali mengambil gambar di bawah kawah, mengingat kawah memiliki medan magnet yang bisa mengakibatkan drone lepas kendali dan kehilangan arah. “Saya pernah ambil gambar di Kawah Putih, Ciwidey, Bandung, pas di tengah-tengahnya itu, drone lepas kendali. Pernah juga waktu di Lembah Harau, Sumatera Barat, drone saya kena angin kenceng, kehilangan arah dan benar-benar lepas kendali, untung saja waktu itu tidak ada kerusakan yang berarti,” tutur Barry.

Berikut foto-foto travel yang diabadikan menggunakan drone.

Foto dari Drone Foto dari Drone Foto dari Drone Foto dari Drone

sumber: liputan6.com

Inilah Tips Merawat Drone Agar Berumur Panjang

Pesawat Drone

Ketua Harian Asosiasi Penerbangan Pilot Drone Indonesia alias APDI, Fajar Yusuf, memberikan tips seputar perawatan Drone atau pesawat tanpa awak yang belakangan marak digunakan. Berikut cara sederhana agar pesawat Drone berumur panjang dan tetapi bisa digunakan optimal.

Pesawat Drone

“Hal penting pertama yang perlu diperhatikan untuk dalam rangka merawat drone mengenai penggunaan baterai. Apabila tidak menggunakan jangka waktu lama, semisal dua minggu, sisakan 50 persen kapasitas baterainya,” ucap Fajar kepada Okezone belum lama ini.

Jika drone sedang Anda gunakan, usahakan sisakan kapasitas baterai minimal 30 persen. Sehingga sebaiknya Anda mengunakannya sebanyak 70 persen untuk terbang.

“Jadi semisal baterai drone yang sedang Anda terbangkan, setelah baterainya terpakai sebanyak 70 persen, segera landing-kan pesawat itu,” papar Fajar.

Selain itu, perhatikan juga baling-balingnya, apakah ada yang retak. Perlu diketahui pula, Fajar menegaskan, baling-baling drone ini sangat berbahaya apabila sampai terkena tangan.

“Saat bermain drone aspek keamanan ini sangat penting, terutama perhatikan jangan sampai baling-balingnya mengenai tangan siapapun, karena bisa langsung mengoyak kulit cukup dalam,” ungkap Fajar mewanti-wanti.

Kemudian juga, lihat juga dari sisi fisiknya, seperti frame apakah ada yang patah atau bengkok. Jika ada harus segera diperbaiki. Tengok juga bagian motor, jangan sampai keset, bila demikian harus segera dibersihkan agar baling-baling bisa berputar dengan baik.

sumber: okezone.com